Ibu di Rumah

Januari 7, 2010

Damar: “Angkot! Mbak! Angkot!”
Ibu: “Mbak mudik naik angkot?”
Damar:”He’eh”
Ibu: “Klo uti?” (kalau eyang putri?)
Damar: “Omas” (naik thomas/kereta api)
Ibu: “Klo bapak?”
Damar: “Eja!” (kerja)
Ibu: “Bapak kerja naik apa?”
Damar: “Motol…” (motor, padahal aslinya jalan kaki haha)
Ibu: “Klo ibu?”
Damar: “Umah…”
Ibu: “Klo ibu di rumah sama Mas Damar?”
Damar: “He’eh”
Wow, seneng banget mendengarnya. Padahal Mas Damar enggak pernah diajari menjawab seperti. HOREEE! Jadi walaupun ibu bekerja tapi Mas Damar ngerasa ibu selalu di rumah bersamanya. Klo dipikir-pikir memang hanya ibu yang tidak pernah meninggalkan Mas Damar sampai sehari semalam. Setiap hari selalu bertemu dalam suka maupun duka yang artinya: kalau ibu nangis dia malah ketawa, kalau dia nangis ibu malah ketawa kekekeke.

When the friends are gone
When the party’s over
We will still belong to each other
Muah muah muah anakku sayang.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: